Ciri-Ciri Kucing Terkena Jamur dan Cara Mengobatinya

Kucing memiliki bulu-bulu yang indah dengan berbagai corak dan warna tertentu. Kita tentu senang melihat bulu kucing yang terawat dengan baik dan lembut jika dielus. Tapi, kucing juga rentan terkena penyakit sejenis jamur. Ada beberapa ciri-ciri yang wajib anda ketahui jika kucing terkena jamur.

Bulu Kucing Rontok

Kucing yang terkena jamur biasanya akan mengalami kerontokan pada bulunya. Rontoknya bulu tentu saja sangat tidak normal. Mereka bisa saja terkena hairball ( kerontokan parah ). Kulit kucing akan terlihat membentuk lingkaran dan berkerak.

Perhatikan dan teliti bagian tubuh kucing dengan seksama, adakah dari salah satu tubuh mereka memiliki ringworm? Jika ada, maka kucing positif terkena jamur.

Kucing terlihat Botak

Perhatikan bagian tubuh kucing anda, apakah ada yang terlihat botak? Jika memang ada, segera bawa kucing ke dokter hewan untuk segera diobati. Kondisi ini tentu saja sudah cukup parah, dan dapat dipastikan kebotakan bisa terjadi di bagian tubuh lainnya.

Berikut ini langkah-langkah yang bisa kamu lakukan ketika kucing kesayangan terkena jamur

Bersihkan Kandang Kucing

Cucilah kandang kucing dengan bersih. Anda bisa menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot bulu-bulu rontok yang ada di sekitar kandang agar tidak berterbangan di area lainnya. Untuk lebih aman, semprot kandang dengan cairan desinfektan untuk mengurangi bakteri jamur yang ada di sekitar kandang. Usahakan agar kandang kucing selalu bersih dan steril.

Karantina Kucing

Demi kesembuhan si kucing, ada baiknya anda mengkarantina dahulu. Pisahkan dari kucing-kucing sehat lainnya agar tidak tertular. Ada baiknya juga memisahkan peralatan makan, bermain, ataupun kasur kucing. Lakukan hal tersebut sampai kucing benar-benar sembuh dari jamur. Cara ini juga untuk mencegah jamur makin meluas ke area tubuh yang lain.

Cuci Peralatan Kucing

Mensterilkan peralatan makan, tidur, bahkan kandang adalah poin penting. Cuci bersih semua peralatan makan dan bermain kucing untuk menghindari bakteri terus menyebar luas ke area lainnya bahkan ke kucing lain. Jangan lupa untuk menjaga lingkungan rumah agar tetap bersih.

Cukur Bulu Kucing

Untuk memudahkan pengobatan, cukurlah bulu kucing anda pada bagian yang memang terinfeksi oleh jamur. Bulu-bulu disekitar jamur biasanya akan rontok, namun pencukuran lebih efisien untuk kesembuhan si kucing. Jika jamur menginfeksi hampir keseluruhan tubuh kucing, tidak apa untuk menggundulinya karena ketika sembuh nanti bulu-bulu akan kembali tumbuh dengan lebih lebat dan lembut.

Obati dengan Salep Jamur

Rutinlah untuk terus mengobati kucing dengan salep yang diberikan oleh dokter. Olesi salep hanya pada area tubuh yang terinfeksi jamur sesuai anjuran yang berlaku. Jangan biarkan kucing menjilati bagian yang telah diobati untuk mempercepat penyembuhan

Mandikan Kucing dengan Shampo Khusus

Biasanya beberapa pet shop menjual berbagai macam sabun dengan kegunaannya. Ada yang untuk menghilangkan kutu, melembutkan bulu, bahkan menghilangkan jamur. Mandikan kucing dengan shampo anti jamur sesuai aturan. Cukupkan untuk di jemur dan pastikan bulu benar-benar kering. Jaga kondisi bulu agar tetap kering dan jangan sampai lembab karena jamur dapat berkembang biak pada kondisi lembab.

Kucing yang terinfeksi jamur harus benar-benar sembuh, dan wajibkan dia dikarantina. Jamur yang menyerang kucing dapat juga menular kepada manusia. Kondisi ini disebut ringworm. Kondisinya sangat gatal dan terdapat lingkaran berarir. Usahakan untuk tidak menggaruk bagian yang tengah agar tidak menyebar. Jika kucing anda positif terkena jamur, segeralah pergi ke dokter untuk mendapat pengobatan yang terbaik.

winwin